Suasana Musyda

MUSYAWARAH ALA MUHAMMADIYAH

PDPMSRAGEN.OR.ID – Semarak Muktamar Muhammadiyah yang beberapa bulan lalu masih begitu melekat didalam memori kita. Begitu meriah dan gegap gempita, juga dalam menyambut saudara saudara kita dari segala penjuru seakan kita saudara sedarah yang tak lama bersua.

Proses riset menemukan angka musyda ke 17
Proses riset menemukan angka musyda ke 17

Muktamar merupakan sebuah forum tertinggi didalam Persyarikatan yang diagendakan 5 tahunan dalam satu periode, selesai Muktamar disusun Musyawarah Wilayah yang menentukan langkah dan juga Pimpinan Muhammadiyah setingkat Provinsi, dan juga Musyawarah Daerah untuk Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Kota.

List rekapitulasi Musyda VIII
List rekapitulasi Musyda VIII

13 – 14 Mei 2023 di Pondok Pesantren Darul Ikhsan Muhammadiyah Sragen, Muhammadiyah Sragen melaksanakan amanat organisasi dengan menggelar Musyawarah Daerah yang ke 17 sepanjang masa berdirinya Sang Surya di Bumi Sukowati. Menelisik catatan sejarah sempat agak kusut ketika ada 2 naskah menuliskan timeline yang berbeda dan sedikit perlu diurai. Dalam catatan PDM era Drs Sauman dituliskan bahwa Musyawarah Daerah ke VII digelar pada 1966, namun jika diurutkan dengan metode terbalik ternyata ada ketidaksinkronan dari berdirinya Muhammadiyah Sragen di tahun 1928 sampai dengan 2023. Pencerahan muncul ketika membuka arsip era KH Sutarno yang terselip satu periode yaitu periode KH Muh Chusaini di tahun 1960 yang kemudian menggenapi angka total Musyawarah menjadi 16 kali Musyawarah, yang artinya adalah Musyawarah Daerah Muhammadiyah Sragen 2023 adalah yang ke 17.

Suasana Musyda
Suasana Musyda

Ditengah situasi serba kompetisi, Muhammadiyah tetap menjaga marwah dalam melakukan adab reorganisasi. Masih hangat dalam memori kita doi beberapa media warta dimana Muktamar Muhammadiyah ke 48 berjalan dengan adem, seperti sebuah tradisi yang unik dimana tidak adanya gontok gontokan ataupun ambisi personal yang mewarnai jalannya persidangan, Adab reorganisasi Muhammadiyah seakan menjadi sebuah prameter dan juga simbol kesantunan dari tradisi timur yang konon sudah mulai luntur bahkan dari mereka yang mengaku lebih berbudaya dari Muhammadiyah itu sendiri. Begitupun juga untuk Muhammadiyah di Sragen, kami menemukan beberapa arsip cetak yang tersimpan dalam bank data Gedung Dakwah Muhammadiyah Sragen. Sebuah foto dokumen yang kemungkinan bertarikh tahun 1970an karena disebutkan satu nama yang kami kenal yaitu “Djamhari”. Dalam foto tersebut terbaca sebuah susunan nama yang kemungkinan adalah list perolehan suara, di paling atas tersurat nama “Abdullah” mendapatkan suara tertinggi dengan 73 suara, dibawahnya ada nama “Djamhari” dengan perolehan 56 suara. Bisa dipastikan list tersebut adalah hasil dari Musyawarah dalam menentukan nama nama yang diamanahi dalam periode berikutnya.

Tanda Tangan KH Djamhari
Tanda Tangan KH Djamhari

Hasil Musyawarah daerah tak serta merta memuluskan langkah pemegang suara tertinggi untuk menjadi ketua. Dan benar adanya, ketika melihat tabel periodik Musyda Muhammadiyah Sragen ke VIII (1970-1978) ketuanya adalah KH Djamhari, bukan Pak Abdullah. Ini artinya adalah Muhammadiyah baik di Pusat maupun di Daerah begitu memahami makna konsep kekuasaan yang diamanahkan, bukan kekuasaan sebagai sebuah hal yang diperebutkan. Musyawarah menjadi sebuah kunci dimana kekuasaan, kemampuan dan juga siasat digodog agar menjadi matang, Musyawarah adalah sebuah solusi bukan sebagai kartu mati dalam sebuah suksesi.

Rekap periodik musyda
Rekap periodik musyda

Sebuah pelajaran luhur dari para Kiyai pendahulu agar menjadi bekal dalam bersikap dan juga mengarungi hidup khususnya bagi Angkatan Muda Muhammadiyah, dimana sebentar lagi kita juga akan memasuki tahun tahun politik yang tentunya kader kader Muhammadiyah yang terjun dalam politik praktis diharapkan bisa dan juga mampu menjadi lokomotif dalam mengaktualisasikan jargon Musyawarah Daerah kali ini: Unggul Berkemajuan. Merujuk dari Prof Haedar, jadilah petugas Persyarikatan dimanapun kita diamanahkan.

Selamat ber Musyawarah Ayahanda dan Ibunda kami. Muhammadiyah Aisyiyah Sragen Unggul Bermartabat.

Fauzi Ichwani, S.E, M.M.
Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sragen


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *